PENGERTIAN DESAIN DAN PEMODELAN GRAFIK
PENGERTIAN DESAIN
Desain merupakan suatu perencanaan ketika ingin membuat suatu sistem,objek atau arsitektur. Desain di buat dengan melihat berbagai persoalan atau aspek yang ada dan kemudian di jadikan suatu kesatuan guna melahirkan suatu ide perancangan yang nantinya akan menjadi objek baru atau objek yang nyata. Desain juga dapat dikatakan sebagai konsep tentang sesuatu,karena desain dapat di sertakan dalam proposal,gambar,model maupun deskripsi.
FUNGSI DESAIN
Fungsi utama dari desain adalah sebagai acuan dalam membuat suatu objek nyata atau sebagai peminimalisir kesalahan yang di lakukan dalam proses pembuatan. Contohnya adalah dalam bidang arsitektur,dengan adanya desain proses pembuatan bangunan atau gedung dapat di lakukan dengan benar,karena sebelumnya telah di rancang dari segi kekuatan bangunan,kegunaan bangunan sampai estetika bangunan sehingga kesalahan dalam proses pembuatan bisa di kurangi. Jika suatu gedung tidak membuat desain terlebih dahulu atau desain yang di buat tidak benar maka gedung bisa saja rubuh atau kurang kokoh.
PENGERTIAN PEMODELAN
Pemodelan merupakan penggambaran atau reprensentasi yang mewakili objek-objek menjadi bentuk bagan atau grafik sehingga mudah untuk di baca atau di pahami oleh orang lain.
PENGERTIAN GRAFIK
Merupakan kombinasi data-data baik berupa angka, huruf, simbol, gambar, lambang, perkataan,lukisan yang di sajikan dalam sebuah media dengan tujuan memberi gambaran tentang suatu data yang ada,khususnya untuk menyampaikan informasi kepada pembaca.
PRINSIP DAN UNSUR DESAIN GRAFIS
unsur-unsur nya :
a. Garis (Line)
Sebuah garis adalah unsur desain yang menghubungkan satu titik poin dengan titik poin lainnya sehingga bisa berbentuk gambar garis lengkung (curve) atau lurus (straight).
b. Bentuk (Shape)
Bentuk adalah sesuatu yang memiliki diameter tinggi dan lebar.
c. Huruf (Character)
Sesuatu yang dipresentasikan dalam bentuk visual yang dapat digunakan untuk membentuk sebuah tulisan sebagai Bahasa verbal dengan bentuk visual langsung seperti A, B, C dll.
d. Simbol (Symbol)
Sesuatu yang dipresentasikan dalam bentuk visual yang mewakili bentuk benda secara sederhana dan dapat dipahami secara umum sebagai lambang untuk menggambarkan suatu bentuk benda nyata. Misalnya gambar orang, bintang, bulan matahari dalam bentuk symbol. Bukan dalam bentuk nyata (dengan detail).
e. Bentuk Nyata (Form)
Bentuk ini nyata dan mencerminkan kondisi fisik dari suatu obyek. Seperti gambar manusia secara detail, hewan dan benda lainnya.
f. Tekstur (Texture)
Teksture adalah tampilan permukaan dari sutau benda yang dapat dinilai dengan cara dilihat atau diraba.
g. Ruang (Space)
Ruang merupakan jarak antara suatu bentuk dengan bentuk lainnya, ini dapat dijadikan unsur utnuk memberi efek estetika desain dan dinamika desain grafis.
h. Ukuran (Size)
Ukuran adalah unsur lain dalam desain yang mendefinisikan besar kecilnya suatu objek.
i. Warna (Color)
Dengan warna orang bisa menampilkan identitas, menyampaikan pesan atau membedakan sifat dari bentuk-bentuk visual secara jelas.
Prinsipnya :
a. Kesederhanaan
Banyak pakar desain grafis menyarankan prinsip ini dalam pekerjaan desain.
b. Keseimbangan
Keseimbangan adalah keadaan atau kesamaan antara kekuatan yang saling berhadapan dan menimbulkan adanya kesan seimbang secara visual.
- Keseimbangan formal, memberikan kesan sempurna,resmi,kokoh,yakin dan bergengsi. Keseimbangan formal juga dapat menyinggung mengenai konsistensi dalam penggunaan berbagai elemen desain.Misalnya pemilihan warna dalam pembuatan logo.
- Keseimbangan non formal, merupakan keseimbangan yang mengandalkan visual seperti skala,kontras,warna untuk mencapai keseimbangan dengan tidak beraturan
d. Penekanan (Aksentuasi)
Dimaksudkan untuk menarik perhatian pembaca, sehingga ia mau melihat dan membaca bagian desain yang dimaksud.
e. Irama (Repetisi)
Irama merupakan selisih antara dua wujud yang terletak pada ruang serupa dengan interval waktu antara dua nada music beruntun yang sama.
f. Proposisi
Prinsip proposisi merupakan prinsip dasar tata rupa untuk memperoleh keserasian.Untuk mencapai keserasian sebuah desain tentu memerlukan perbandingan-perbandingan yang pas antara elemen yang satu dengan yang lainnya. Proposisi dapat di gunakan ketika membuat suatu bentuk sehingga ukurannya sama atau seimbang atau bisa juga dalam proses pemilihan warna agar warna yang di aplikasikan ke desain bisa berpadu dengan baik antara satu dengan yang lain.
Daftar pustaka
http://fadilahachmadsunii.blogspot.com/2017/09/desain-pemodelan-grafik.html ( Di akses tanggal 9 oktober 2019 12:45 )
http://tipskompunet.blogspot.com/2015/10/pengertian-desain-dan-pemodelan-grafik.html ( Di akses tanggal 9 oktober 2019 12:45 )
https://www.hotcourses.co.id/study-abroad-info/subject-info/desain-grafis-dan-prospek-karirnya/ ( Di akses tanggal 9 oktober 2019 12:45 )

Tidak ada komentar:
Posting Komentar